Beranda » Artikel » Cara Mengatasi Debu Batubara : Preventif dan Kuratif

Cara Mengatasi Debu Batubara : Preventif dan Kuratif

cara mengatasi debu batubara

Artikel

Cara mengatasi debu batubara terdiri atas 2 bagian, yaitu cara preventif dan kuratif. Cara preventif dilakukan dengan menggunakan chemical coal dust suppressant untuk mencegah debu batubara beterbangan. Sedangkan cara kuratif untuk mengatasi debu yang sudah terlanjur beterbangan, khususnya fugitive dust.

Fugitive atau airborne dust adalah debu halus batubara yang beterbangan di udara akibat proses pemindahan atau pemecahan batubara. Debu ini sangat sulit ditangkap karena ukuran partikelnya sangat halus sehingga dapat terbawa oleh angin hingga ratusan kilo meter. Jenis debu ini tidak dapat ditangkap hanya dengan mengandalkan chemicals coal treatment dan alat sprayer biasa.

berbagai ukuran debu

Gambar di atas adalah perbandingan ukuran debu halus batubara dengan rambut manusia dan butiran pasir pantai. Debu paling halus batubara sering disebut Particulate Matter 10 (PM10) yang berdiameter <10 mikron, dan PM2.5 dengan diameter <2,5 mikron. Partikel debu ini tidak dapat dilihat secara kasat mata.

Dampak Kesehatan
Debu batubara sangat berbahaya bagi saluran pernapasan manusia dan terbukti karsinogenik. Debu PM10 dapat berada di saluran pernapasan atas dan menyebabkan batuk, asma hingga bronkitis. Sedangkan debu PM2.5 bisa mencapai paru-paru serta masuk ke aliran darah manusia dan mengakibatkan risiko yang jauh lebih tinggi seperti kanker paru-paru dan serangan jantung. Inilah pentingnya mengetahui cara mengatasi debu batubara.

Dari sisi komersil, data PLN menyatakan PLTU kehilangan 3% dari total batubara mereka dalam setahun akibat debu batubara yang hilang beterbangan.

Chemicals Coal Treatment

cara mengatasi debu batubara

Chemicals coal treatment baik yang berbasis polimer maupun surfaktan bekerja dengan cara membasahi permukaan batubara dan mencegah
debu terbang. Surfaktan membantu meningkatkan kemampuan air untuk membasahi batubara, dan polimer bekerja dengan melapisi permukaan batubara. Namun keduanya bekerja untuk mencegah debu terbang, bukan menangkap debu yang sudah terlanjur terbang. Mencegah debu batu bara beterbangan dengan menangkap debu yang sudah terbang adalah dua hal yang berbeda.

Jika ukuran droplet air jauh lebih besar dari ukuran partikel debu, maka mereka tidak akan bertabrakan. Droplet air yang berukuran besar dapat menghasilkan aliran udara di sekitarnya yang menyebabkan debu halus batubara malah menyingkir, tidak menempel.

cara mengatasi debu batubara

Droplet air yang dihasilkan oleh sprayer system berukuran diameter sekitar 100-300 mikron, jauh lebih besar dari ukuran partikel debu (<10 mikron). Itu sebabnya debu yang beterbangan (fugitive dust) tidak dapat ditangkap hanya dengan mengandalkan chemicals dan sprayer system saja.

Lantas bagaimana solusinya?
Silakan baca: Dust suppression system yang dapat menghasilkan droplet air lebih halus, cara mengatasi debu batubara yang beterbangan.

Konsultasi lebih lanjut silakan chat whatsapp kami. Baca juga artikel terkait tentang cara meningkatkan kualitas batu bara dengan bahan kimia di website ini.

Konsultasi dengan EON Sekarang

Kami siap mendengar dan memberikan solusi chemicals yang tepat untuk Anda. Konsultasi bersama pakar kami gratis!

Mulai Konsultasi
Gambar CTA

Temukan solusi inovatif untuk industri Anda

Solusi Terkait

Tidak ada solusi terkait.