Beranda » Artikel » Jenis Jenis Coolant : Ciri dan Manfaatnya

Jenis Jenis Coolant : Ciri dan Manfaatnya

jenis jenis coolant

Artikel

Jenis-jenis coolant untuk mesin CNC atau metalworking fluids meliputi: (1) Coolant sintetik (2) Coolant semi sintetik (3) Collant mikro emulsi (4) Coolant emulsi, dan (5) Coolant neat oil atau straight oil. Masing-masing jenis ini memiliki ciri dan manfaat yang perlu dipahami agar mesin CNC Anda menggunakan jenis coolant yang tepat.

Jenis-jenis coolant ini didasarkan atas kandungan oil yang ada di dalamnya, sebagaimana digambarkan sebagai berikut:

jenis jenis coolant oil in metalworking fluids
  1. Coolant sintetik : 0% oil
  2. Coolant semi sintetik : 3% – 30% oil
  3. Coolant mikro emulsi : 30% – 50% oil
  4. Coolant emulsi : 50% oil
  5. Coolant straight oil / neat oil : 100% oil

 

Coolant Sintetik

  • Memiliki fungsi pendinginan maksimum
  • Pelumasan mekanik bukan pertimbangan utama
  • Digunakan pada operasi kecepatan tinggi
  • Untuk grinding permukaan, silindris dan centerless

Baca juga : Aplikasi Metalworking Fluids (untuk material keras)

Coolant Semi Sintetik

  • Untuk pendinginan yang tinggi
  • Pelumasan mekanik yang sedang
  • Melunakkan residu
  • Pengerjaan pembuatan lubang
  • Untuk perataan, pembentukan permukaan (silindris)
  • Through feed centerless grinding
  • Sebagai cutting fluid – untuk pemotongan lempengan

Coolant Micro Emulsi

  • Untuk wetting dan penetrasi yang sangat tinggi
  • Pelumasan mekanikal yang cukup tinggi
  • Untuk residu yang ringan dan bersih
  • Untuk kombinasi pelumasan yang cukup tinggi dan pendinginan yang baik
  • Untuk material dengan luas permukaan yang besar dan kasar seperti besi tuang
  • Untuk mesin yang lebih tua

Coolant Emulsi

  • Pelumasan mekanikal yang tinggi
  • Jika sedikit lapisan minyak diperlukan
  • Grinding permukaan dan silindris
  • Pemotongan lempengan
  • Through-feed dan in-feed centerless grinding

Straight Oil / Neat Oil

  • Pelumasan yang maksimal
  • Untuk extreme pressure
  • Aplikasinya mudah karena tidak perlu dicampur dengan air
  • Potensi korosi sangat rendah karena bebas air
  • Jika pelumasan lebih penting ketimbang pendinginan
  • Desain mesin dirancang untuk menggunakan jenis ini

Baca juga : Straight Oil – Masalah dan Solusinya

Kesimpulan

  • Coolant dengan oil rendah digunakan jika diperlukan pendinginan maksimal
  • Coolant dengan oil tinggi digunakan jika diperlukan pelumasan maksimal
  • Dari semua jenis coolant, hanya straight oil yang pemakaiannya tidak boleh dicampur dengan air; meski akibatnya memerlukan biaya tinggi, tapi coolant jenis ini memiliki kelebihan yang khas seperti telah disebutkan di atas

Untuk permintaan sampel dan info lebih lanjut tentang jenis-jenis coating silakan hubungi kami.

Konsultasi dengan EON Sekarang

Kami siap mendengar dan memberikan solusi chemicals yang tepat untuk Anda. Konsultasi bersama pakar kami gratis!

Mulai Konsultasi
Gambar CTA

Temukan solusi inovatif untuk industri Anda

Solusi Terkait

Tidak ada solusi terkait.