Beranda » Artikel » Parameter Cleaning yang Berpengaruh pada Clean in Place (CIP)

Parameter Cleaning yang Berpengaruh pada Clean in Place (CIP)

Artikel

Jika terjadi masalah pada lini proses produksi (pipa, mesin, tangki, dll.), seringkali produsen makanan disarankan untuk mengubah dan atau meningkatkan parameter cleaning seperti bahan kimia, waktu atau suhu pada proses clean in place (CIP). Umumnya berhasil dan terkadang tidak. Untuk menghilangkan kotoran, tantangannya adalah cairan CIP (untuk pembersihan dan desinfeksi) harus dapat mencapai ke kotoran tersebut. Mempelajari kondisi aliran fluida selama proses CIP akan memudahkan untuk mengungkap tantangan ini.

Aliran fluida bertugas untuk menyalurkan energi panas dan kimia ke kotoran soils dan lainnya di permukaan. Juga dapat memberikan efek mekanis seperti untuk mengangkat atau menyeret kotoran sehingga hilang dari permukaan.

Peningkatan efektivitas proses CIP selain dengan meningkatkan kualitas bahan kimia pembersih, waktu atau suhu adalah dengan memperbesar kekuatan gaya mekanis di daerah bermasalah. Lebih disukai jika usaha untuk memperbesar efek pembersihan dapat dilakukan tanpa memerlukan biaya tambahan, seperti meningkatkan laju aliran volumetrik.

Berikut ini contoh-contoh yang mengilustrasikan implikasi bahwa pembersihan menjadi lebih efektif dengan mempertimbangkan keempat parameter cleaning tanpa meningkatkan laju aliran volumetrik untuk CIP, termasuk dengan laju aliran volumetrik berkala dan kepala jet putar pada pembersihan tangki.

Gambaran dalam Proses Pembersihan
Proses pembersihan sering digambarkan dengan menggunakan ilustrasi sederhana. Yaitu proses penerapan bahan kimia, suhu, gaya mekanis dan waktu kontak untuk melemahkan ikatan antara pengotor dan permukaan. Tujuannya untuk menyingkirkan zat pengotor dari permukaan.

Berikut ini menggambarkan efek dari keempat parameter tersebut dan akan menyoroti mengapa gaya mekanis merupakan parameter yang sangat penting meskipun biasanya tidak diperhatikan setelah menggunakan sistem clean in place (CIP). Contohnya adalah sebagai berikut:

  • Kerak susu yang terdapat dalam gelas
  • Kerak susu dalam panci setelah digunakan untuk memasak susu
parameter cleaning contoh
Kerak susu

Bagaimana cara membersihkan kerak susu pada gelas dan pada panci? Ini tentu dengan memakai keempat parameter cleaning, yaitu: bahan kimia pembersih, suhu, waktu kontak dan yang tak kalah pentingnya adalah gaya mekanis. Penggunaan keempat parameter ini akan mendukung efektivitas pembersihan dan selanjutnya proses validasi pembersihan dapat dilalui dengan predikat memuaskan.

Konsultasi dengan EON Sekarang

Kami siap mendengar dan memberikan solusi chemicals yang tepat untuk Anda. Konsultasi bersama pakar kami gratis!

Mulai Konsultasi
Gambar CTA

Temukan solusi inovatif untuk industri Anda

Solusi Terkait

Tidak ada solusi terkait.